Halal Instutute Sambut Baik Rencana Kemenag Buka Prodi Halal di PTKI

Jakarta, Halal Institute – Ketua Harian Halal Institute, SJ Arifin menyambut baik rencana Kementerian Agama membuka program studi (Prodi) Halal di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Disampaikan dalan pembukaan Pelatihan Penyelia Halal sistem daring angkatan XII kerjasama BPJPH, Halal Institute, dan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga, menurut Arifin, mengutip data Kemenkop dan UMKM, pelaku Usaha di Indonesia dari yang mikro hingga yang besar jumlahnya sekitar 60 juta, membutuhkan banyak profesi penyelia halal untuk mendampingi mereka.

“Jika 60% dari pelaku usaha tersebut terkena kewajiban sertifikat halal, dan bila penyelia halal untuk UMK bisa kolektif, misalnya 1 orang penyelia halal untuk 20 pelaku UMK, maka sekurang-kurangnya dibutuhkan 2 juta orang penyelia halal. Pertanyaannya bagaimana memproduksi tenaga profesi sebanyak itu tanpa kerjasama yang maksimal bersama seluruh stakeholder ” jelasnya pada Senin, (5/4/2021).

Arifin menyampaikan hal tersebut bisa dicapai jika perguruan tinggi, baik islam maupun umum, ikut turun tangan memproduksi tenaga penyelia halal dan SDM halal lainnya seperti auditor halal. Bagi perguruan tinggi umum seperti Unair dapat dilakukan dengan mengintegrasikannya dalam kurikulum atau nembentuk program studi halal. Kebutuhan dan pasarnya ada, apalagi jika sistem jaminan produk halal ini sudah berjalan penuh.

“Saat ini keinginan untuk membuka Prodi Halal juga diminati oleh Perguruan Tinggi Negeri Umum, jika bisa diintegrasikan dan digerakan bersama, hasilnya bisa membantu SDM untuk memnuhi program Jaminan Produk Halal Indonesia.” terangnya

Sebelumnya, dikutip dari BPJPH pendirian program akademik Halal akan fokus pada area yang bisa digarap oleh kampus PTKI. Misalnya, pendirian halal center, penelitian di bidang halal, penyiapan penyelia halal, atau pendampingan usaha mikro kecil (UMK).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *